Masih kah Sinar itu Ada?
Bagaikan sang pencerah ketika sinar itu menyapa
Tak ada beban seolah melayang
Menembus penghalang yang telah ditakdirkan
Menyibak setiap asa, memenuhi udara
Dia sadar, tak sepenuhnya sinar itu disisinya
Meski ragu, dia tahu pasti ada yang membawa sesuatu yang lain untuknya
Bersama mentari dia tertawa
Bersama hujan dia berbagi duka
Hembusan angin pun diharapnya untuk ikut serta
Turut dalam euphoria yang dirasa
Masihkah sinar itu ada?
Entahlah...
Namun dia tak benar mengharap itu nyata
Hingga semangat membara menyentuhnya dan mendahului waktu untuk menjemput masa
Tak ada beban seolah melayang
Menembus penghalang yang telah ditakdirkan
Menyibak setiap asa, memenuhi udara
Dia sadar, tak sepenuhnya sinar itu disisinya
Meski ragu, dia tahu pasti ada yang membawa sesuatu yang lain untuknya
Bersama mentari dia tertawa
Bersama hujan dia berbagi duka
Hembusan angin pun diharapnya untuk ikut serta
Turut dalam euphoria yang dirasa
Masihkah sinar itu ada?
Entahlah...
Namun dia tak benar mengharap itu nyata
Hingga semangat membara menyentuhnya dan mendahului waktu untuk menjemput masa
Huueh kereeen:)
BalasHapusGa sekeren punya Kur tapi :)
BalasHapusbaru baca ... dan baru tahu kalau ran pinter buat puisi .... hehe. :)
BalasHapus