Kita dan Harapan


Kita boleh saja terhenti di tengah jalan, tersandung kerikil kecil bertebaran.
Ingatlah angin akan datang menenangkan, meniupkan harapan yang terbawa bersama dandelion beterbangan.
Menyamarkan luka yang tergores angan, dan kita akan kembali menandai jejak-jejak kita semula.
Kita boleh saja menyerah pada lelah, menggantung  penat diujung lidah.
Ingatlah bahwa kita belum kalah, jalan kita masih membentang sebelum menyerukan kata menyerah.
Langit masih setia memayungi kita bersama bayang-bayang, dan kita akan bebas berlarian semau kita.               

Padang, 7 April 2013 

Komentar