Dear Clop
Dear Clop,
Semestinya aku tak perlu berkisah, karena masing-masing dari kita menjadi pemeran
dalam potongan-potongan cerita yang pernah ada. Kita sama-sama merasainya; dongeng-dongeng indah yang keluar bersama tawa kita. Senandung-senandung
menenangkan mengalir di sekeliling kita. Mimpi-mimpi yang kita abadikan lewat tinta pena. Entahlah, saat itu aku merasa sebagian
dari keping-keping bahagia yang digariskan oleh Tuhan telah kubuka.
Jika sekarang adanya, aku hanya bisa menghadirkan kisah tak berdaya. Menyenandungkan
nada-nada yang akan asing didengar telinga. Membisiki mimpi-mimpi seolah tanpa
nyawa. Iya, karena kita sudah tak lagi memerankan cerita yang sama. Kita
berpencar, menempuh jalan berlainan yang berbeda tujuan. Aku; mau tak mau harus
bisa melewatkan halaman-halaman tanpa menemukan nama kita tertulis bersama.
Rasanya aku berlari amat terlalu, hingga kenangan yang kupunya kini tak
lagi utuh. Sungguh, ini bukan inginku. Entah apa yang memaksa, aku terlalu
tunduk pada apa yang di depan mata. Padahal aku seringkali terperangkap bersama
ingatan hari-hari cerah kita. Lewat pesan-pesan sederhana kita; irama-irama
lagu menyejukkan yang biasa; alur dongeng yang aku, kita berada di dalamnya;
serta serangkaian lainnya yang berada di dalam lingkaran kita.
Aku bukannya merutuki waktu yang seolah-olah menghalangi. Hanya saja
jarak tak kasat mata yang rasanya aku ciptakan membuatku ingin memaki diri.
Seringkali dulu kita berencana indah, namun keberuntungan belum memihak kita,
rencana tersebut masih berwujud angan kita. Entahlah, disini aku merasa turut
andil dalam ketidakberuntungan itu. Menghambat langkah-langkah riang yang menjadi
khas kita dulu.
Setahun berlalu, Clop, harapanku
takkan berhenti disini. Aku masih menyimpan segudang mimpi yang kuukir rapi-rapi,
dan kita akan kembali bersama mengabsennya satu-satu. Melantunkan nada-nada
kita yang biasa; membaui wewangi dari bebungaan padang rumput sekeliling kita. Hingga
kita akhirnya berlarian bersama angin, berpacu melukis langit dengan impian
kita, lagi.
.
.
—a little thing special for The
Clop Cyrcle
22 Juni 2013
Ranne
Komentar
Posting Komentar