Mimpi
Anggap saja
hari-hari kemarin aku bermimpi. Tentang hujan yang tak memanggil malu-malu,
tentu saja dengan bahagia kujemput. Tentang wewangi bunga-bunga memabukkan,
namun mendamaikan. Entah. Tertanda detik ini, realita menghantam kembali. Aku
dihadapkan lagi pada fatamorgana yang entah kapan bersudah. Berarti satu hal;
biarkan mati perlahan-lahan sampai tak dikenali.
Rapih banget cara nulisanya. Salam kenal dari tulisanwortel.com ya.. :)
BalasHapusAduh, ini masih perlu belajar banyak. Makasih loh udah berkunjung ^^ Salam kenal jugaa~
HapusSemua masih perlu belajar. :)
HapusIyaaa :D
Hapus