Hitam-Putih
Jika dapat
kuanalogikan dengan warna, kita adalah hitam dan putih.
Aku adalah
hitam; tempat di mana aku bisa bersembunyi dengan sempurna. Tak seorang pun
dapat menerka. Dan aku dapat bebas menatapmu sesukanya, tanpa ada yang curiga—karena
aku terlindungi dalam ruangku yang paling gelap.
Sedang kau,
putih; tempat paling terang yang bisa kulihat dari sini. Sebab, satu titik saja
tentangmu semuanya akan berlagu. Terlebih kau tampak sempurna saat dijambangi
oleh banyak warna cerah. Itu karena kau begitu terang, sehingga terasa menyilaukan
mengagumimu dari sudut terkelamku.
—kali ini
cukup hitam dan putih saja.
.
#NulisRandom2015
[2]
.
.
Padang, 3 Juni 2015
Ranne~
Komentar
Posting Komentar