Kalah
Perlahan, keping-keping ingatan yang seharusnya sudah kukubur dalam-dalam menyeruak kembali. Berseliweran dalam bentuk gema suara di kepala. Mereka bertalu-talu keras--sangat keras, hingga aku tak dapat membedakannya dengan debar jantung yang memacu berulang-ulang. Ini berarti satu hal; pertanda aku masih kalah.
.
.
Padang, 14 September 2015
.
.
Padang, 14 September 2015
Komentar
Posting Komentar