Kepada Nur

Kata orang-orang hari ini adalah puncak perjuangan; buah dari perjalanan yang kautapaki empat tahun ini. Aku tidak tahu bagaimana medanmu selama melangkah, tidak tahu bagimana cara kau berdiri lagi jika ada semisal kerikil kecil yang membuatmu tersandung, juga tak tahu siapa saja yang menemani melalui semua ini.

Hanya saja kita pernah dipertemukan pada suatu bagian dari perjalanan. Aku yang merasa sangat beruntung bisa menemukan dan menjadi bagian dari mereka, walau sebentar saja, telah menyimpan memori indah, akan kuceritakan kepada barangkali ada yang ingin mendengar. Hei, tentu saja kenangan bersamamu juga ada. Kau pun telah menabung kenangan-kenangan itu lebih banyak dan lebih indah dariku.

Setelah hari ini jalanmu terbentang, kau pun bebas ingin bergerak kemana atau dengan siapa saja. Namun satu hal; kau harus lebih mempersiapkan segalanya dengan benar, karena perjalan kali ini tidak sama dengan sebelumnya dan kita tidak tahu pasti apa yang menunggu di luar sana.

Perjalananku saat ini sepertinya sudah menggerogoti habis kewarasanku, pun aku tidak tahu apa hati ini masih bekerja serupa biasa. Aku harap kau tidak demikian. Semoga perjalananmu selanjutnya dikelilingi berkah dari Tuhan, dan... sejalan lah dengan hatimu.
.
.
Bandung, 15 September 2018
Ranne~

Komentar