Selly
Dear Selly...
Seandainya saja saat ini kita sedang berkendara, maka sedikit lagi kita akan menuju akhir perjalanan. Entah, masing-masing dari kita berjalan dengan caranya sendiri. Masing-masing dari kita bergerak menjadi komando untuk dirinya sendiri. Pun masing-masing dari kita yang tahu bagaimana rasanya melewati semua medan yang membentang. Barangkali kita merasakan hal yang sama, atau justru berbeda. Namun satu hal, masing-masing dari kita pasti pernah mengalami posisi di titik terendah. Setidaknya untuk perjalananku.
Sel, aku masih ingat di awal sebelum kita memulai perjalanan ini, beberapa kali dalam obrolan kau pernah mengatakan bahwa sebenarnya ketakutanmu tak jauh beda dengan apa yang sering aku utarakan. Bahkan hingga sekarang pun aku masih merasakan hal yang serupa. Tentu saja kau sudah tidak lagi, bukan? Sebab yang kutahu langitmu saat ini terlihat cerah. Begitupun rintangan yang kau tempuh tidak begitu menyulitkan. Semoga aku benar, dan semoga begitulah yang menerangi jalanmu hingga kemudian.
Ah, mohon maaf untuk keterlambatan ini, Sel. Sebab kutunaikan janjiku di pengujung bulan kelahiranmu yang sebentar lagi usai. Tak apa, toh aku berjanji kepada diriku sendiri hahahaha. Selamat bertambah usia, Sel. Semoga kebaikan menyertaimu selalu.
.
.
Muara Enim, 31 Agustus 2019
Ranne~
Seandainya saja saat ini kita sedang berkendara, maka sedikit lagi kita akan menuju akhir perjalanan. Entah, masing-masing dari kita berjalan dengan caranya sendiri. Masing-masing dari kita bergerak menjadi komando untuk dirinya sendiri. Pun masing-masing dari kita yang tahu bagaimana rasanya melewati semua medan yang membentang. Barangkali kita merasakan hal yang sama, atau justru berbeda. Namun satu hal, masing-masing dari kita pasti pernah mengalami posisi di titik terendah. Setidaknya untuk perjalananku.
Sel, aku masih ingat di awal sebelum kita memulai perjalanan ini, beberapa kali dalam obrolan kau pernah mengatakan bahwa sebenarnya ketakutanmu tak jauh beda dengan apa yang sering aku utarakan. Bahkan hingga sekarang pun aku masih merasakan hal yang serupa. Tentu saja kau sudah tidak lagi, bukan? Sebab yang kutahu langitmu saat ini terlihat cerah. Begitupun rintangan yang kau tempuh tidak begitu menyulitkan. Semoga aku benar, dan semoga begitulah yang menerangi jalanmu hingga kemudian.
Ah, mohon maaf untuk keterlambatan ini, Sel. Sebab kutunaikan janjiku di pengujung bulan kelahiranmu yang sebentar lagi usai. Tak apa, toh aku berjanji kepada diriku sendiri hahahaha. Selamat bertambah usia, Sel. Semoga kebaikan menyertaimu selalu.
.
.
Muara Enim, 31 Agustus 2019
Ranne~

Komentar
Posting Komentar