Memorat
![]() |
| source: pinterest |
Pada hari-hari ketika kau sadar betapa waktu telah menjadikanmu tua secara perhitungan usia, barangkali yang kau butuhkan adalah sudut-sudut sepi untuk berbagi dengan meja tanpa penghuni.
Ketika pikiran-pikiran kusut bersarang di kepala dan sulit terurai, menebak-nebak warna angin bisa menjadi solusi untuk kau melarikan diri.
Pada malam-malam hening dan kepalamu ribut oleh suara-suara, adalah menerka-nerka perihal masa depan akan menuntunmu pada insomnia tak berkesudah.
Lalu, bisakah sebuah lagu, secarik pesan, sebaris kalimat yang kau pelihara di dalam ingatan memenjarakanmu dalam ilusi yang enggan berhenti.
Kaupun terjebak antara ingin menyudahi atau membiarkan mereka tetap dipelihara memori.
.
.
Sijunjung, 24 April 2020
Ranne~

Lanjutkan, Ran 👍😊
BalasHapusWaah Karin mampir, makasiiih Kak 🤗
Hapus