Doa [2]

source: pinterest

Perempuan itu menyaksikan seorang gadis kecil berdoa dalam hening dan tak terganggu apa-apa, juga suara-suara.

"Tuhan, di kemudian hari, aku ingin semua luka dan sakit ini tak lagi mengikuti."

Satu tetes air mata turun.

"Tuhan, sampai aku di masa depan nanti, aku berjanji tak akan menyerah pada kesakitan dan kekecewaan." 

Tetesan yang turun kian bertambah.

"Tuhan, saat aku dewasa nanti, kuatkan dan teguhkan hatiku selalu, dan berserah kepada-Mu."

Genangan yang membanjir dari kedua matanya, menderas hingga kembali membasahi luka-luka yang tak kunjung sembuh.


*inspired by Monita Tahalea's song, Laila.

.
.

Sijunjung, 8 Mei 2020
Ranne~

Komentar